Oleh: jendelahatiku | Juni 4, 2010

KALAU KITA JADI PIMPINAN

Pada waktu kita bekerja di satu instansi pemerintah, tentu kita tidak berpikir begitu masuk kerja langsung akan jadi pimpinan. Mungkin hanya satu dua orang pegawai saja yang berpikir kalau nanti dia mulai bekerja akan langsung jadi pimpinan. Mungkin dia pikir kan lulusan perguruan tinggi negeri terkemuka, anak pejabat lagi dan punya banyak relasi di instansi tempat ia bekerja. Hal yang biasa terjadi di pekerjaan adalah seorang pegawai akan meniti karir yang cukup lama untuk dia bisa dicalonkan jadi pimpinan.

Menjadi pimpinan merupakan dambaan seorang pekerja karena hasil kerjanya dihargai, pengabdiannya dinilai dengan baik, loyalitasnya diakui dengan layak. Namun ternyata setelah jadi pimpinan seseorang akan menambah hasil kerjanya, kinerja yang dahulu harus dia tingkatkan terus menerus. Awalnya ia hanya bertanggung pada pimpinannya namun sekarang ia juga harus bertanggung jawab kepada bawahannya. Awalnya ia bekerja sendiri sekarang ia harus mengelola pekerjaan bawahan agar sesuai dengan tugas dan wewenangnya.

Senang juga jadi pimpinan karena mendapat penghormatan dari bawahan sebagai orang yang dituakan, orang yang dianggap mempunyai kelebihan dan mampu memberi jalan keluar atas permasalahan yang dihadapi. Namun Ia juga juga harus menjadi contoh bagi bawahannya, yang tadinya sering tertawa terbahak-bahak seolah tidak ada orang disekitarnya sekarang ia harus tertawa secukupnya, kalau dulu dia sering bergurau dengan bebas, sekarang harus membatasi diri, wah cukup sulit juga ya untuk melaksanakannya.

Seorang pimpinan akan menemui banyak tingkah laku bawahan yang mungkin tidak sesuai dengan dirinya. Ia akan mempunyai bawahan yang penurut tapi seringkali kita menemui bawahan yang suka tersinggung, pemarah dan melawan lagi hehehe. Jadi terpaksa kita harus bersabar dan mencari celah untuk bisa mendekati dan mengarahkannya. Terkadang kita tidak boleh bersikap terus terang alias polostomo kepada bawahan karena akan mudah ditebak kemana arah keinginan kita.

Biasanya ada bawahan yang ingin mengatur kita untuk tujuannya sendiri. Terkadang sang bawahan ingin memberikan jalan keluar yang kita pikir baik eh akhirnya diketahui hal itu menguntungkan bawahan itu hehehehe, ah itu salah kita sendiri.

Hal yang penting bagi siapapun yang menjadi pimpinan sepertinya sih jangan pelit kepada bawahan baik itu masalah keuangan, pengetahuan dan penghargaan karena hal ini selalu jadi perhatian mereka dalam perjalanan pekerjaan setiap hari. Pegawai akan loyal kepada pimpinan kalau kita mengetahui kebutuhan mereka, dan memberi jalan keluar atas permasalahan yang ada. Kalau kita mengetahui keinginan bawahan, wah selamat menikmati jadi pimpinan deh.

Oleh : Arief Karyapriana


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: