Oleh: jendelahatiku | Mei 31, 2010

PERKAWINAN YANG ALLAH RIDHOI

Di suatu tempat di Kota Pekanbaru, seorang pemuda ganteng bersampingan dengan penghulu.
Dihadapannya ayah sang pemudi yang akan mengawinkan anak perempuan kesayangannya.
Sang Penghulu mengajarkannya terlebih dahulu keduanya cara melangsungkan perkawinan, Ia berkata pada sang ayah : “ Pak, nanti bapak katakan pada anak muda ini, sebut namanya dan jawablah anak muda dengan kata iya pak “
Sang Ayah terlihat gugup untuk mempelajarinya, mungkin ia tegang menghadapinya.

Acara pun dimulai dengan didahului Sang Penghulu menguraikan khutbah nikah yang dikatakan dengan penuh khidmat ; “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantara mu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (QS Ar Ruum 30:21)

“Nikah itu adalah sunahku, karena itu barang siapa yang membenci sunahku, ia bukan sebahagian golonganku” (Hadits)

“Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku akan membanggakan banyaknya jumlah kalian di tengah umat yang lain.” (Hadits).

Acarapun dilanjutkan dengan pernyataan sang Ayah dari pemudi : “ Ariya Pratama”. “Iya Pak”: kata sang Pemuda. Lanjut Sang Ayah :“ Saya kawinkan Engkau dengan Mutia binti Amri dengan mas kawin seperangkat alat sholat di bayar tunaai”. “ Saya terima nikahnya Mutia binti Amri dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai”. Jawab sang Pemuda. Sang Penghulu berkata kepada dua orang Saksi : “Apakah Sah ?”. “Sah”, jawab para Saksi.

Alhamdulillah, acara ritual pernikahan dua orang anak muda berjalan dengan lancar dan diikuti dengan pemberian mas kawin seperangkat alat sholat dan penyematan cincin kawin satu sama lain.

Indah dan syahdu suasana perkawinan ini dengan dikitari kain-kain asli Minang membuat perkawinan ini menjadi hening dan tak terasa air mata mengalir dengan perlahan seakan mengiringi kebahagiaan kedua pengantin.

Maha benar Allah dengan segala firmanNya.

Oleh : Arief Karyapriana


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori