Oleh: jendelahatiku | Mei 26, 2010

MASA PERSIAPAN PENSIUN

Syahdan di satu Kantor di bilangan Jakarta
Seorang pimpinan harus menilai anak buahnya yang akan menjalani Masa Persiapan Pensiun
Masa ini merupakan masa krisis bagi pegawai yang memang belum mempersiapkannya
Hanya berusia satu tahun sebelum ia memasuki masa pensiun

Sang anak buah meminta dengan halus agar ia diperbolehkan untuk tidak menjalaninya
Ia ingin tetap bekerja sampai kelak ia pensiun
Ia merasa bahwa Ia telah bekerja dengan baik
Ia merasa bahwa Ia harus menyelesaikan pekerjaannya

Sang pimpinan menjawab keinginan sang anak buah dengan berpetuah
Masa persiapan pensiun adalah masa yang dipilih oleh pegawai dan pimpinan
Pegawai boleh meminta namun Pimpinan boleh menimbang
Hasil akhir tentu pada prestasi kerja sang Pegawai

Sang anak buah balik lagi bertanya apakah ia dapat mengetahui hasilnya minggu ini juga
Sang Pimpinan dengan bijak menyabarkan agar ia menunggu beberapa waktu sebelum masa itu datang
Sang Pimpinan berusaha mendapatkan data informasi sang anak buah secara menyeluruh
Baik yang terakhir maupun yang terdahulu

Pertama, tingkat kehadirannya tiap hari terlihat banyak keterlambatan masuk di Kantor
Kedua, tingkat penyelesaian pekerjaan, banyak pekerjaan yang terlambat diselesaikan
Ketiga, tingkat hubungan antar pegawai, banyak yang berselisih paham dengannya
Keempat, sikap perbuatan sehari-hari berusaha menunjukkan bahwa ia yang terbaik

Sang Pimpinan menimbang dan menimbang manfaat untuk memilihnya terus bekerja
Ia harus memutuskan yang terbaik untuk Sang Anak Buah dan Kantornya
Ia harus memilih antara rasa iba atau manfaat untuk Kantornya
Akhirnya Ia memutuskan untuk tidak mempekerjakannya lagi

(Arief Karyapriana)


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: