Oleh: jendelahatiku | April 18, 2010

TIDAK INGIN ORANG LAIN LEBIH HEBAT DARI DIRINYA

Di satu tempat, ada seorang lelaki tua yang berkeinginan untuk berhenti bekerja, ia berfikir sejak muda telah bekerja keras dan berhasil mengumpulkan kekayaan yang demikian besar dan pada saat ini dia telah berpenghasilan 5 milyar sebulan.

Ia ingin berhenti bekerja dan pensiun untuk menikmati harta kekayaan yang selama ini dikumpulkan dan akan santai di hari tua setelah bekerja sejak muda untuk menggapai keberhasilan sehingga dapat mencapai penghasilan yang besar.

Pada satu kesempatan ia hadir pada satu acara malam bagi orang yang berprestasi untuk menceritakan orang-orang yang berhasil selama ini dan hal itu tidak ia lewatkan dan dengan bangga ia ceritakan bagaimana sejak muda ia bekerja keras dan sedikit demi sedikit ia kumpulkan kekayaan serta menggapai karir yang perlahan maju sampai pada akhirnya mencapai karir yang tinggi. Pada akhir ceritanya ia menasehati para pebisnis yang akan mengarungi belantara usaha untuk bekerja keras dan mencapai seperti yang ia lakukan. Penonton pun terkagum-kagum mendengar nasehatnya dan terbesir di hati mereka untuk mencontoh keberhasilan lelaki tua. Tepuk tangan yang meriah untuk lelaki tua itu disertai dengan berusaha menyalami tangan lelaki yang sudah makan asam garam dunia usaha. Lelaki tua yang berhasil ini pun duduk setelah mengisahkan keberhasilan dirinya dan terlihat mukanya yang berbinar-binar disertai dengan pandangan kekaguman hadirin yang ada ditempat itu.

Pada acara selanjutnya panitia mempersilahkan seorang wanita muda yang terlihat ragu-ragu untuk menceritakan keberhasilan yang ia raih. Wanita itu mulailah bercerita dengan penuh hati-hati mengingat dirinya masih muda dibanding orang yang berhasil lainnya terutama lelaki tua itu. Wanita muda itu menuturkan awal usahanya yang sulit dan penuh rintangan serta cobaan mengingat ia seorang wanita yang mencoba meraih keberhasilan di rimba usaha tentunya penuh dengan lika-liku halangan. Ia pun berusaha mengumpulkan hasil usaha dan meraih karir setapak demi setapak yang akhirnya ia mencapai karir yang tinggi dan berpenghasilan 7 milyar sebulan yang ia ucapkan dengan malu-malu. Wanita itu pun mendapat tepuk tangan yang meriah dan pandangan kagum orang yang hadir di tempat itu dan ia duduk kembali ketempatnya semula dengan penuh hati-hati dan wajahnya yang kemerahan atas pujian penonton yang hadir.

Lelaki tua yang berhasil dan akan melaksanakan pensiun ini tiba-tiba terhenyak mendengar penuturan wanita muda itu, tidak terpikir dalam otaknya seorang wanita muda yang bisa melampaui keberhasilannya dengan mencapai penghasilan 7 milyar sebulan. Orang tua ini geram dalam hati dan penuh kemarahan karena ada orang yang bisa melebihi keberhasilannya yang ia pikir hanya dirinyalah yang bisa mencapai penghasilan itu. Secepat itu pula ia meminta kepada panitia untuk berbicara yang kedua kalinya. Orang tua yang geram ini dengan terbata-bata mulai menyampaikan bahwa keberhasilan itu dicapai bukan untuk diakhiri namun harus tetap dipertahankan sampai kapan pun walaupun orang itu harus menutup mata karena belum mengungguli dalam mencapai keberhasilan dan ia pun meralat ucapannya untuk tidak pensiun. Penonton pun mafhum dan memberikan tepuk tangan yang meriah namun tidak dengan pandangan kagum namun penuh dengan rasa kasihan.

Diceritakan oleh : Ust. Agus Hendra


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: