Oleh: jendelahatiku | November 1, 2009

PENGEMIS DAN EKSEKUTIF MUDA

Sore itu seorang Eksekutif Muda keluar dari kantornya
Gedung yang menjulang seolah menantang
Tentunya berisi orang-orang yang menang
Baik segi kekuasaan maupun keuangan

Ketika hendak masuk kedalam mobilnya yang di parkir
Seorang Pengemis menghampiri seraya meminta sejumlah uang
Sang Eksekutif Muda ini berhenti seraya mengernyitkan dahinya
Tiba-tiba muncul ide yang menurutnya menarik

Lalu ia berkata pada sang Pengemis
“ Pak, kamu sudah menikah belum ?”. “Sudah pak”.  Jawab Pengemis.
“ pernah selingkuh nggak ?”. “Belum pak “. Jawab Pengemis
“ pernah mencuri nggak ?”. “Tidak pernah pak”. Jawab Pengemis.
“ pernah bohong sama isteri nggak?”. “ Tidak pernah pak”, kata Pengemis
“ pernah minum-minum dengan teman-teman nggak ?”. Tidak pak, kata    Pengemis.
“ kalau begitu kamu ikut ke rumah saya nanti akan saya berikan seratus ribu rupiah.”

Sesampai dirumah, sang Eksekutif inipun memanggil isterinya.
Sang isteri heran dan berkata: “ Kenapa papa bawa pengemis ke rumah kita?”
Sang Suami berkata :“Oh begini mah, orang ini minta uang tapi papa berikan pertanyaan sebelum diberi uang.”
“Dia bilang kalau  tidak suka selingkuh, tidak suka mencuri, tidak suka bohongi isteri, tidak suka minum-minum”.
“Jadi kalau suami mamah mau seperti ini, yah Mamah nggak bakal punya suami yang Eksekutif”.


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: