Oleh: jendelahatiku | Maret 1, 2008

Untuk Anakku Sang Matahari

Anakku
Pada saat ayah dan ibu mu mengikat janji untuk hidup bersama 
Kami telah bersepakat di hadapan sang penghulu untuk menjadikan anak keturunan kami anak anak yang  sholeh dan sholeha 
Anak-anak yang akan menjadi penyejuk mata orang tuanya

Engkau lahir dari rahim ibumu pada kali yang pertama dua puluh tiga tahun yang  lalu
Harapan demi harapan kami ucapkan satu sama lain
Berharap engkau menjadi tumpuan hati kami
Hari demi hari engkau menjadi Matahari kami  
Engkau menjadi penguat hati Ayah dan Ibumu untuk berani       menyongsong kehidupan berkeluarga                                    
Yang penuh dengan aral melintang dihadapan kami   
Maka engkau kami namakan Raditya Wiryawan

Sejak engkau hanya dapat tersenyum dan menyusu pada ibumu
Engkau   memang  Matahari  kami  
Tidak  ada yang bosan  untuk  selalu  melihatmu
Semua gembira dan bangga berada di sampingmu

Usia Taman Kanak-kanak engkau masuki  
Keberhasilan selalu ada dihadapanmu
Kemudahan   selalu     menyertaimu  
Kebanggaan  terpancar di wajah kami 
Sikap santun selalu kau ucapkan
Rendah hati pada setiap yang kau kenal 
Tidak ada yang kau jauhi 
Semua merasa dekat dengan dirimu

Usia Sekolah Dasar kau pun masuki                    
Kelas  demi kelas  kau  tapaki
Engkau   selalu  selangkah  berada di depan   teman-temanmu 
Unggul pada akhir Sekolah

     
Usia Sekolah Menengah Pertama pun engkau masuki
Engkau selalu mengatakan “ iya pak “ apa bila ayahmu menasehati
“Iya mah “ apabila ibumu memanggilmu
Kami semua bangga padamu
Ayah dan Ibumu telah merencanakan masa depanmu
Kami ingin yang terbaik bagimu
Sedikit demi sedikit kami sisihkan rizki kami
Berharap engkau dapat mencapai pendidikan yang tinggi

Sekolah Menengah Atas pun kau masuki 
Dari berbagai saingan yang ketat
Engkau dapat Sekolah yang didambakan setiap siswa
Engkau berhasil masuk dengan nilai yang membanggakan
Banyak kegiatan engkau ikuti pada kelas yang pertama
Banyak teman yang kau miliki
Semua ingin dekat dengan mu
Karena engkau menjadi tumpuan teman sebayamu

Dikala sang Matahari bersinar dengan terangnya
Engkau dipanggil oleh sang Pemilik
Karena batas kehidupan telah berakhir
Meninggalkan orang-orang yang menyayangimu
Selama enam belas tahun kau telah menjadi matahari kami
Engkau menyinari  hati Ayah, Ibu  dan adik-adikmu
Memberikan contoh hidup yang baik bagi kami ayah ibumu
Terutama bagi adik-adikmu

Anakku
Kembalilah dengan bahagia kepada Pemilikmu
Mudah-mudahan kita dapat berkumpul lagi
Satu saat nanti di akhir dunia

Arief Karyapriana )


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: